Energi panas bumi merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang potensial di Indonesia. Peran Indonesia dalam pengembangan energi panas bumi sangat penting untuk mengejar target energi terbarukan yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan potensi panas bumi yang melimpah, Indonesia memiliki peluang investasi yang besar dalam bidang ini.
Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia memiliki potensi panas bumi sebesar 28.617 MW, namun baru sekitar 2.130 MW yang telah dieksploitasi. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak peluang yang bisa dimanfaatkan dalam pengembangan energi panas bumi di Indonesia.
Dalam sebuah wawancara, Pakar Energi Terbarukan, Bambang Trihartono, mengatakan bahwa “Peran Indonesia dalam pengembangan energi panas bumi sangat strategis. Dengan pemanfaatan potensi panas bumi yang tepat, Indonesia dapat memperoleh manfaat ekonomi yang besar serta berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.”
Keberlanjutan pengembangan energi panas bumi juga menjadi perhatian penting. Menurut Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, “Investasi dalam energi panas bumi harus dilakukan secara berkelanjutan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.”
Dengan peran Indonesia yang semakin aktif dalam pengembangan energi panas bumi, diharapkan akan tercipta investasi yang berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan yang baik. Dukungan dari pemerintah, swasta, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan potensi energi panas bumi Indonesia secara maksimal.
Sebagai negara dengan potensi panas bumi terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk memanfaatkannya secara optimal demi mencapai keberlanjutan energi dan lingkungan. Melalui investasi yang tepat dan peran yang aktif dalam pengembangan energi panas bumi, Indonesia dapat menjadi salah satu pemimpin dalam pemanfaatan energi terbarukan di dunia.